Langsung ke konten utama

Selamat datang di dunia anakku, Alif Rayendra Dzaki

Kematian tidak akan menjadi akhir jika kita dapat hidup pada diri anak-anak kita dan generasi muda. Untuk mereka adalah kita, tubuh kita hanyalah daun yang layu pada pohon kehidupan. – Albert Einstein.

Hembusan nafas pertama itu datang tepat dihari selasa, 25 Desember 2012. Hari dimana saudara-saudara kita diseluruh pelosok dunia, sedang merayakan Natal. Keturunan pertama saya lahir sebagai seorang lelaki dengan nama, “Alif Rayendra Dzaki”. Nama ini kira-kira berarti, “Anak pertama yang tampan dan diharapkan pandai dikehidupannya kelak”.

Bahagia? Tentu saja. Tiada kata dan kalimat yang mampu menggambarkan kebahagiaan tersebut. Inilah titipan Sang Pencipta. Rasa suka cita-pun hanyut bak dibelai angin surga. Penantian sepanjang sembilan bulan kalender akhirnya terbalas dengan tangisan seorang bayi muyil penghangat keluarga kecil kami. Kebahagiaan saya dan tentu saja istriku yang pantas disematkan pejuang sejati.

Selamat datang di dunia Anakku, semoga kelak engkau dapat mendapatkan tempat dengan lebih baik untuk kemanusiaan. Buatlah sejarahmu sendiri dengna tangan dan keringatmu sendiri. Jadilah apapun yang engkau inginkan, karena anak-anak adalah kekayaan orang-orang miskin (peribahasa Inggris).riku yang pantas disematkan pejuang sejati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Krisis Demokrasi Indonesia

The Economist Intelligence Unit, baru saja merilis laporan Indeks Demokrasi pada tahun 2020. Dalam laporan tersebut, Indonesia berada di peringkat ke 64 dari 167 negara di dunia, dengan skor indeks demokrasi sebesar 6,30. Indeks demokrasi Indonesia tahun 2020 ini, adalah yang terendah dalam 14 tahun terakhir . Bahkan indeks demokrasi Indonesia tersebut, masih jauh di bawah negara-negara Asia Tenggara lainnya, yakni Malaysia (39), Timor Lester (44), dan Filipina (55) [1] . Berdasarkan skor yang diraih, The Economist Intelligence Unit mengklasifikasikan peringkat negara-negara yang disurvei, ke dalam empat kategori rezim, yakni demokrasi penuh ( full democracies ) , demokrasi cacat ( flawed democracies ) , rezim hibrida ( hybrid regimes ) , dan rezim otoriter ( authoritarian regimes ) . Indonesia sendiri yang berada diperingkat ke 64 dengan skor 6,30, dikualifikasikan sebagai rezim demokrasi cacat [2] . Banyak kalangan yang beranggapan jika pandemi Covid-19 memberikan tekan...

Responsive Blog Design

Tahun 2013 ini merupakan tahun bagi " Responsive Blog Design ". Sebuah pendekatan desain web yang berfungsi untuk mengoptimalkan pandangan pembaca web dari berbagai segi ukuran perangkat navigasi, baik ponsel, iPad maunpun dekstop. Responsive blog design akan memudahkan seseorang dalam proses navigasi berbagai konten blog. Cara kerjanya sangat sederhana. Jika Anda membuka sebuah alamat blog yang sesungguhkan memiliki ukuran dasar versi dekstop di ponsel Anda, maka secara otomatis blog tersebut akan menyesuaikan ukuran ponsel Anda.

Seri Belajar Menulis, Darimana Kita Harus Memulai?

Belajar menulis bukan perkara yang mudah, demikian kata seorang teman saya. Menulis membutuhkan waktu lebih, sulit mengurai kata perkata, suasana hati yang tidak mood, alat kerja yang tidak ada (komputer, laptop dsb) hingga bahan tulisan yang minim, adalah sejumlah alasan yang membuat sejumlah orang menghindari untuk menulis. Namun menulis merupakan suatu kegiatan yang sangat menyenangkan jika kita mampu menikmatinya dengan baik.