Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ekonomi

Dosa Besar Itu Bernama Utang

Utang? ya, lagi-lagi soal utang. Puluhan tahun utang Negara kita mengendap, tapi tidak pernah sedikitpun dinikmati oleh Rakyat Indonesia. Utang-utang najis itu hanya menjadi milik para koruptor, para pejabat, para penguasa dan para bedebah negeri ini. Anda tahu berapa utang Negara kita hingga hari ini? Utang Indonesia hingga bulan Mei 2012 sebesar Rp 1.944,14 triliun (Sumber : Kompas ). Jumlah yang sangat besar. Bayangkan jika sejumlah tersebut ditukat dengan es batu, mungkin seluruh wilayah negeri ini banjir.

Tumpukan Utang di Negeri Kaya

Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Namun sayang, kekayaan tersebut tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Salah satu faktor utama penyebab ketimpangan tersebut adalah pola dan sistem ekonomi yang dijalankan oleh Negara. Kita mengalami pola ketergantungan yang sangat tinggi terhadap modal asing, sehingga membuat sistem ekonomi Indonesia jauh dari kemandirian. Negara cenderung memandang remeh pembangunan ekonomi, dimana modal yang besar dianggap sebagai jaminan keberhasilan pembangunan ekonomi.

G-20 dan Reformasi Semu Kapitalisme Global

Setelah kerontakan ekonomi global melalui gelombang krisis yang terjadi di penghujung tahun 2008 lalu, berbagai pola dan cara tengah dirancang oleh Negara-negara Imperialis untuk keluar dari krisis tersebut. Mulai dari peguatan nilai tukar standar perdangan internasional, hingga reformasi forum/badan dan lembaga-lembaga keuangan internasional, dalam hal ini IMF, World Bank, WTO, dll. Namun dibalik semua itu, kita tentu saja tidak boleh terjebak dengan topeng reformasi ini. Hal tersebut tidak lebih dari sandiwara Kapitalisme Global untuk kembali menipu dengan sejuta kepura-puraan. Pada akhirnya, toh Negara dunia ketigalah yang menjadi korban dan harus menanggung krisis ini, termasuk Indonesia sendiri. Putaran pertemuan G-20 Seoul, Korea ini sendiri menyepakati 4 hal utama sebagai komunike bersama, yakni : Pertama, semua negara anggota berjanji untuk memperkuat peran G-20 dalam menghadapi risiko dan tantangan baru di sektor keuangan internasional. Kedua, para pemimpin G-20 sepakat untu...