Langsung ke konten utama

Postingan

Responsive Blog Design

Tahun 2013 ini merupakan tahun bagi " Responsive Blog Design ". Sebuah pendekatan desain web yang berfungsi untuk mengoptimalkan pandangan pembaca web dari berbagai segi ukuran perangkat navigasi, baik ponsel, iPad maunpun dekstop. Responsive blog design akan memudahkan seseorang dalam proses navigasi berbagai konten blog. Cara kerjanya sangat sederhana. Jika Anda membuka sebuah alamat blog yang sesungguhkan memiliki ukuran dasar versi dekstop di ponsel Anda, maka secara otomatis blog tersebut akan menyesuaikan ukuran ponsel Anda.

Selamat datang di dunia anakku, Alif Rayendra Dzaki

Kematian tidak akan menjadi akhir jika kita dapat hidup pada diri anak-anak kita dan generasi muda. Untuk mereka adalah kita, tubuh kita hanyalah daun yang layu pada pohon kehidupan. – Albert Einstein.

Seri Belajar Menulis, Apa Yang Harus Kita Tulis?

Ini merupakan seri kedua dari seri belajar menulis. Sebelum saya lanjut, terlebih dahulu saya hanya ingin mengklarifikasi bahwa tulisan berseri ini adalah hasil liku pengalaman saya dalam urusan tulis menulis. Ya, sekedar berbagi dengan apa yang saya tau dan apa yang saya mampu berikan.

Seri Belajar Menulis, Darimana Kita Harus Memulai?

Belajar menulis bukan perkara yang mudah, demikian kata seorang teman saya. Menulis membutuhkan waktu lebih, sulit mengurai kata perkata, suasana hati yang tidak mood, alat kerja yang tidak ada (komputer, laptop dsb) hingga bahan tulisan yang minim, adalah sejumlah alasan yang membuat sejumlah orang menghindari untuk menulis. Namun menulis merupakan suatu kegiatan yang sangat menyenangkan jika kita mampu menikmatinya dengan baik.

Anatomi Korupsi, Memahami Untuk Membasmi

Ketika kita berbicara mengenai Indonesia, tentu kita tidak bisa lepas dari topik korupsi. Selama satu dekade belakangan ini, pemberitaan tentang korupsi hampir setiap hari menghiasi media cetak maupun elektronik. Political and Economic Risk Consultancy (PERC), sebuah lembaga yang berbasis di Hongkong, membeberkan hasil survei yang menyebutkan Indonesia sebagai Negara paling korup di antara 16 Negara se-Asia Pasifik.

Dosa Besar Itu Bernama Utang

Utang? ya, lagi-lagi soal utang. Puluhan tahun utang Negara kita mengendap, tapi tidak pernah sedikitpun dinikmati oleh Rakyat Indonesia. Utang-utang najis itu hanya menjadi milik para koruptor, para pejabat, para penguasa dan para bedebah negeri ini. Anda tahu berapa utang Negara kita hingga hari ini? Utang Indonesia hingga bulan Mei 2012 sebesar Rp 1.944,14 triliun (Sumber : Kompas ). Jumlah yang sangat besar. Bayangkan jika sejumlah tersebut ditukat dengan es batu, mungkin seluruh wilayah negeri ini banjir.

Tumpukan Utang di Negeri Kaya

Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Namun sayang, kekayaan tersebut tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Salah satu faktor utama penyebab ketimpangan tersebut adalah pola dan sistem ekonomi yang dijalankan oleh Negara. Kita mengalami pola ketergantungan yang sangat tinggi terhadap modal asing, sehingga membuat sistem ekonomi Indonesia jauh dari kemandirian. Negara cenderung memandang remeh pembangunan ekonomi, dimana modal yang besar dianggap sebagai jaminan keberhasilan pembangunan ekonomi.